Pilihan Sendiri
19th of december 2015
Dalam dunia yang penuh drama ni,
Marah, sedih, gembira,
semua adat permainan,
kita perjudikan hari esok,
dengan keputusan yang kita sendiri pilih,
keberanian yang kita genggam bersama,
kepercayaan yang ada,
dan ketentuan dari dia,
tapi kadang-kadang,
kita terus bersungut,
kalah dengan takdir,
dan ikut kata hati,
marah benci,
tanpa kita sedari,
kita telah ikut jalan syaitonnirojim,
aku juga tak lari dari cerita duniawi,
penuh drama sana sini,
penat berlari,
aku berjalan kaki,
menangis bukan sekali,
tapi banyak yang makan hati,
sebab kita manusia yang kerap diuji,
sebab selalu sangat lupa diri,
aku tak kata aku baik itu ini,
aku pon bukan manusia luar biasa,
yang janji masuk syurga,
aku cuma manusiaa biasa,
ada mata ada hidung sama,
cuma mungkin cara kita hadap ini semua,
berbeza,
cerita aku,
pilihan aku,
harap korang pon ada,
jalan dan pilihan sendiri.
Dalam dunia yang penuh drama ni,
Marah, sedih, gembira,
semua adat permainan,
kita perjudikan hari esok,
dengan keputusan yang kita sendiri pilih,
keberanian yang kita genggam bersama,
kepercayaan yang ada,
dan ketentuan dari dia,
tapi kadang-kadang,
kita terus bersungut,
kalah dengan takdir,
dan ikut kata hati,
marah benci,
tanpa kita sedari,
kita telah ikut jalan syaitonnirojim,
aku juga tak lari dari cerita duniawi,
penuh drama sana sini,
penat berlari,
aku berjalan kaki,
menangis bukan sekali,
tapi banyak yang makan hati,
sebab kita manusia yang kerap diuji,
sebab selalu sangat lupa diri,
aku tak kata aku baik itu ini,
aku pon bukan manusia luar biasa,
yang janji masuk syurga,
aku cuma manusiaa biasa,
ada mata ada hidung sama,
cuma mungkin cara kita hadap ini semua,
berbeza,
cerita aku,
pilihan aku,
harap korang pon ada,
jalan dan pilihan sendiri.
Comments
Post a Comment